Kamis, 16 April 2015

Pelajaran Terbaik dari Kegagalan


  • Kegagalan menyadarkan kita untuk rendah hati, menyadarkan akan keterbatasan kita. Memberi pangertian bahwa kita bukanlah orang yang tidak terkalahkan.Kegagalan menyadarkan kita untuk mengevaluasi dan mengkoreksi tindakan kita. 
  • Kegagalan memberi kita kesempatan untuk mencoba arah baru.Kegagalan menyadarkan kita bahwa, kita tdk selalu bisa memperoleh apa yang kita mau, bahkan ketika kita melakukan semuanya dengan benar.

PAPA


My Father is My Hero
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan

Aturan Sederhana Tentang Kehidupan


1. Bebaskan dirimu dari kebencian-kebencian
2. Bebaskan pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah dengan sederhana
4. Berilah lebih banyak
5. Berharaplah lebih sedikit
6. Tersenyumlah :)

GOD BLESS...

Teduhnya Matamu

ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir 
ada butir embun yang turun di rerumputan 

adalah dirimu yang buatku tahu 
bahwa cinta itu ada...

mendekapku dalam keindahan yang abadi 
seperti mentari dengan sinarnya
seperti malam dan gelapnya

seperti teduh
yang kulihat di matamu
secercah bening memancarkan kasih 

Gerimis di Subuh Merah

Lantun melodi rindu 
beriring warna jingga terhalang 
Di pucuk pohon riuh melambai 
mendayu angin mengharu sepi 

Di ujung jalan engkau terdiam 
Aku membisu kaku 
terasa waktu enggan beranjak 

Untaian asa terpendam
laju laku kosong tertahan
Desir angin berbisik-bisik
mentari sembunyi di ujung langit

Aku terpana tenggelam
hati ini entah kenapa
Lampu jalan merah temaram
balutan gelap sinar memudar
mengembang senyum di bawah payung
mengembang rambut angin membelai

Jauh, teramat jauh aku tersadar
Dan semakin jauh
kenyataan

Rintik mimpi bertabur di udara
Serpihan harap hinggap mendekap
Aku mati rasa…
di bawah langit suram kelam
di tengah angin berbisik-bisik
di atas jalan sempit nan panjang
di dalam lorong perasaan yang bergemuruh

Gerimis di subuh merah
Aku membisu kaku
terasa waktu enggan beranjak
Terpana tenggelam
hati ini entah kenapa 

AmpunanMu


Tangan ini terlalu rapuh
 untuk mendekap kasih-Mu
Dada ini terlalu sempit
untuk merangkum kebesaran-Mu

Dengan kaki rapuh
menyangga tubuh berlumpur
melangkah tertatih
melintasi rimba perasaan sunyi
meniti jembatan naluri.

Di depan pintu-Mu
aku terkapar
Menatap cahya-Mu
yang memancar dari ayat-ayat-Mu

Berderit hatiku, terkuak perlahan
Sujud dan menangis
memohon ampunan-Mu.

Rabu, 15 April 2015

Melawan Diri Sendiri

Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna.
Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki atau dendam. ..
Keberhasilan sejati memberikan kebahagiaan yang sejati,
yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda.

Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain,
akan tertinggal karena sibuk mengintip laju lawan-lawannya.
Pelari yang berlari untuk memecahkan recordnya sendiri
tak peduli apakah pelari lain akan menyusulnya atau tidak.
Tak peduli dimana dan siapa lawan-lawannya.
Ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatannya sendiri.
Ia bertanding dengan dirinya sendiri, bukan melawan orang lain.
Karenanya, ia TAK PERLU BERMAIN CURANG.
KEINGINAN UNTUK MENGALAHKAN ORANG LAIN
ADALAH AWAL DARI KEKLAHAN DIRI SENDIRI