Kamis, 16 April 2015

Gerimis di Subuh Merah

Lantun melodi rindu 
beriring warna jingga terhalang 
Di pucuk pohon riuh melambai 
mendayu angin mengharu sepi 

Di ujung jalan engkau terdiam 
Aku membisu kaku 
terasa waktu enggan beranjak 

Untaian asa terpendam
laju laku kosong tertahan
Desir angin berbisik-bisik
mentari sembunyi di ujung langit

Aku terpana tenggelam
hati ini entah kenapa
Lampu jalan merah temaram
balutan gelap sinar memudar
mengembang senyum di bawah payung
mengembang rambut angin membelai

Jauh, teramat jauh aku tersadar
Dan semakin jauh
kenyataan

Rintik mimpi bertabur di udara
Serpihan harap hinggap mendekap
Aku mati rasa…
di bawah langit suram kelam
di tengah angin berbisik-bisik
di atas jalan sempit nan panjang
di dalam lorong perasaan yang bergemuruh

Gerimis di subuh merah
Aku membisu kaku
terasa waktu enggan beranjak
Terpana tenggelam
hati ini entah kenapa 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar